News Bolaang Uki – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri menyampaikan bahwa angka fatalitas korban kecelakaan selama periode mudik dan arus balik Lebaran tahun ini mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data yang dihimpun, terjadi penurunan sebesar 30,89 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Capaian ini dinilai sebagai hasil dari berbagai upaya pengamanan dan pengaturan lalu lintas yang dilakukan secara intensif oleh aparat kepolisian bersama instansi terkait.
Rekayasa Lalu Lintas Berkontribusi Besar
Penurunan angka fatalitas tersebut tidak terlepas dari penerapan berbagai strategi rekayasa lalu lintas, seperti sistem one way, contraflow, serta pengaturan buka-tutup jalur di sejumlah titik rawan kemacetan.
Langkah-langkah ini dinilai efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan sekaligus mengurangi potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas selama masa mudik dan arus balik.
Selain itu, kehadiran petugas di lapangan juga memberikan dampak positif dalam menjaga ketertiban pengguna jalan.

Baca juga: Yaqut Tiba di KPK Berompi Oranye, Kembali Ditahan di Rutan
Kesadaran Masyarakat Ikut Meningkat
Kakorlantas juga menilai bahwa meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas turut berkontribusi terhadap penurunan angka kecelakaan. Penggunaan sabuk pengaman, helm, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi faktor penting dalam menekan risiko fatalitas.
Masyarakat dinilai semakin memahami pentingnya keselamatan selama perjalanan, terutama dalam perjalanan jarak jauh saat mudik Lebaran.
Evaluasi dan Peningkatan ke Depan
Meski terjadi penurunan, Kakorlantas menegaskan bahwa evaluasi tetap akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengamanan di masa mendatang. Berbagai aspek akan dikaji, mulai dari kesiapan infrastruktur hingga pola pengaturan lalu lintas.
Hal ini bertujuan untuk terus menekan angka kecelakaan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan di seluruh wilayah Indonesia.
Imbauan Tetap Utamakan Keselamatan
Di akhir keterangannya, Kakorlantas mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Pengendara diminta untuk tidak memaksakan diri saat lelah dan selalu mematuhi aturan lalu lintas.
Dengan kerja sama antara aparat dan masyarakat, diharapkan angka kecelakaan dapat terus ditekan dan perjalanan mudik maupun arus balik dapat berlangsung dengan aman dan lancar.








