, ,

Massa Tuntut Pembatalan Kenaikan Tunjangan DPR “Revolusi Rakyat Indonesia” Bergema di Senayan

by -880 Views

Gelombang Protes “Revolusi Rakyat Indonesia” Bergulir di Depan Gedung DPR

Berita Bolaang Uki – Suasana di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (25/8/2025) pagi, berbeda dari biasanya. Sejak dini hari, gelombang massa demonstran yang merekam aksinya “Revolusi Rakyat Indonesia” mulai memadati kawasan sekitar Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Aksi unjuk Massa ini digelar sebagai bentuk kekecewaan dan protes keras terhadap keputusan kenaikan tunjangan anggota dewan di tengah kondisi perekonomian rakyat yang masih terpuruk.

Massa Berdatangan, Trotoar Dipadati

Meski matahari belum tinggi, ratusan massa telah memenuhi trotoar di sepanjang Jalan Gatot Subroto. Mereka terlihat berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, buruh, hingga masyarakat umum. Yang mencolok, sebagian besar tidak mengenakan atribut organisasi tertentu, menunjukkan bahwa aksi ini benar-benar murni gerakan oleh rasa solidaritas dan mengungkapkan yang sama.

Untuk menghindari terik matahari, sebagian peserta aksi memilih berteduh di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) dan halte bus TransJakarta. Mereka tampak sabar menunggu kedatangan massa lain sambil berkoordinasi melalui grup percakapan yang berani. Beberapa di antara mereka aktif merekam situasi di sekitar untuk kemudian diunggah ke berbagai platform media sosial, menyebarkan informasi secara aksi real-time.

Ojol Memadati Gerbang, Situasi Sempat Memanas

Kehadiran puluhan pengemudi ojek online (ojol) dengan motornya turut menonjol dalam aksi ini. Mereka memarkir kendaraannya tepat di depan gerbang utama DPR RI, hampir menutup akses masuk. Kehadiran mereka spontan, tidak terkoordinir oleh satu aplikasi tertentu, tetapi datang atas inisiatif sendiri sebagai bentuk solidaritas.

Ketegangan sempat terjadi ketika aparat keamanan yang telah bersiaga mulai memasang barikade beton setinggi hampir dua meter untuk mengamankan kompleks gedung. Massa berteriak sambil tertawa, “Woi, mau dibuka pintunya, hoaks katanya, hoaks!” teriak beberapa orang, menyiratkan kekecewaan terhadap janji pemerintah yang dianggap tidak ditepati.

Demo 25 Agustus 2025 Padati DPR RI, Polisi Pasang Barikade Beton untuk Antisipasi Massa - Oke Flores

Baca Juga: Festival Pesona Bunaken Dorong Pelestarian Ekosistem Laut dan Budaya Lokal

Beberapa pengemudi ojol menolak ketika diarahkan polisi untuk memindahkan kendaraannya. “Jangan mau kalau diusir!” seorang pria berseragam ojol, diikuti sorakan massa yang berkata lain. Aparat kemudian mengambil pendekatan persuasif untuk mencegah eskalasi yang tidak diinginkan.

Ekonomi Kreatif di Tengah Demonstrasi

Di sela-sela kepadatan massa, para pedagang kaki lima (PKL) makanan dan minuman justru menemukan momentum ekonomi. Mereka memadati trotoar dari arah Restoran Pulau Dua hingga ke depan gerbang DPR. Dagangan seperti es teh, nasi bungkus, dan gorengan laris manis dibeli oleh peserta aksi yang mulai kelaparan.

Kehadiran mereka, meski menambah keramaian, justru menciptakan dinamika unik: sebuah ruang protes yang juga menjadi ruang hidup bagi para pedagang kecil.

Pengawasan Ketat Aparat Keamanan

Menyikapi aksi ini, aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya dan regu Brimob bersenjata lengkap telah disiagakan di berbagai titik strategi. Posko pengawasan bahkan dibangun di bawah flyover dekat Senayan Park untuk memantau perkembangan situasi secara langsung dan melalui drone.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.